Bulukumba – Kepolisian Resort Bulukumba mengawal ketat aksi unjuk rasa oleh puluhan massa GAM (Gerakan Aktifis Mahasiswa) didepan Polres Bulukumba, Senin (18/7/16).
Setidaknya ada tiga tuntutan dari aksi unjuk rasa yang digelar oleh mahasiswa tersebut, diantaranya :
  1. Menanggapi beberapa kasus narkoba yang terjadi di kabupaten bulukumba baik ditataran birokrasi, kalangan masyarakat hingga sektor pendidikan serta penegak hukum itu sendiri merupakan bukti indikasi jelas bahwa kontrol terhadap narkoba tidak berhasil baik memberantas ataupun menghadang perdangan narkoba diwilayah hukum bulukumba.
  2. Peredaran narkoba adalah kejahatan luar biasa yang menjadi kutukan keras masyarakat bulukumba yang kian sangat meresahkan yang tak mampu ditangani oleh penegak hukum wilayah bulukumba ,justru kini bermain mata dengan adanya salah satu contoh kasus yang masih hangat diingatan masyarakat bulukumba melalui media sosial bahwa anggota polres menghentikan kriminal dengan me 86 kan kasus tersebut yang terindikasi kuat kapolres mengetahui dan jika memang tidak? Ini membuktikan ketidak harmonisan ditubuh polres bulukumba (sudah tidak dihargai secara struktural) oleh anggotanya.
  3. Maraknya kasus kriminal yang terjadi dikabupaten bulukumba diantaranya narkoba,ratusan pencuri ternak,perjudian yang tak terkendali,begal yang kian merajalela membuat kenyamanan dan keamanan masyarakat bulukumba kian tidak kondusif tentunya mosi tidak percaya terhadap kapolres bulukumba yang tak mampu mengembang amanah dan mengontrol anggotanya.

(Humas Res Bulukumba)